Cinta Sejati
Hai teman – teman ku dalam Tuhan, dalam kehidupan kita ini akan terasa indah jika kita memiliki cinta, apalagi cinta sejati kepada orang yang kita cintai. Menurut aku cinta sejati itu adalah cinta yang selalu membuat kita senang dan bahagia dimanapun kita berada dalam situasi apa pun kita akan selalu merasa nyaman dan merasa terlindungi.
Demikian pula aku, sebut saja Jeni. Jeni menemukan cinta sejatiku yang pertama dari seorang cowok sebut saja Novri. Dia yang pertama kali mengenalkan aku dengan namanya cinta apalagi cinta sejati. Selama berhubungan dengannya aku merasa bahagia dan senang. Jika berada dekat dia, selalu merasa nyaman. Saat jalan bersama dia, selalu terasa dilindungi dimanapun aku berada dengan dia. Seiring waktu berjalan, hubungan kami makin hari makin ditingkat yang lebih serius. Bukan hanya diketahui oleh banyak orang tapi juga sudah direstui oleh orang tua, keluarga kedua belah pihak. Dari situlah aku merasa dia adalah cowok yang terakhir dalam hidupku. Aku merasa yakin dia adalah calon suamiku nanti. Novri tidak hanya membuat aku bahagia tapi dia juga selalu mengajarkan banyak hal kepada saya tentang kehidupan ini sehingga akhirnya aku merasa hidupku berubah, aku lebih dewasa, aku jadi banyak teman, bahkan aku lebih dekat dengan Tuhan lewat ibadah – ibadah remaja dan pemuda yang ada di grejaku.
Akhirnya hubungan kami tak terasa genap lima tahun. Tapi sangat disayangkan setelah itu hubungan kami sudah mulai tidak ada kecocokan lagi karena tidak ada saling percaya diantara kami berdua, padahal kami sudah berencana untuk melanjutkan hubungan kami dalam satu pernikahan yang kudus. Jika dia diberi kesempatan bisa mendapatkan pekerjaan tetap, kami akan menikah. Akhirnya doa kami berdua terjawab ketika dia lulus tes CPNS. Tapi dari situlah awal kehancuran hubungan kami. Dengan tidak ada alasan tepat dia mengambil keputusan untuk pending. Dari situlah aku merasa hidupku berakhir. Aku jarang keluar rumah bahkan keluar kamarpun aku merasa tidak bisa. Aku hanya berdiam di kamar sambil menangis. Dan darisitulah pertama kali aku menemukan cinta sejati dan pertama kali juga merasakan patah hati. Dan akhirnya menjelang satu tahun hubungan tergantung dengan keputusannya akhirnya dia menikah dengan wanita lain.
Teman – teman ternyata cinta sejati itu makin dikejar makin menjauh. Makin kita berpikir bahwa dia adalah cinta sejati maka makin menjauh cinta yang tulus yang sebenarnya tidak akan hilang untuk selama – lamanya. Setelah hubungan kami berakhir dan dia menikah aku mulai berhubungan dengan beberapa cowok tapi kenapa aku belum bisa menemukan cinta sejatiku kepada mereka seperti aku menemukannya kepada Novri.
Mungkin dia bukan jodohku dan bukan berarti pula dunia ini sudah berakhir. Itu yang selalu dikatakan oleh teman – teman ku dan bukan berarti pula Tuhan memberikan rancangan kecelakaan kepadaku tapi damai sejahtera. Itulah yang menguatkan aku.
“sebab Aku ini mengetahui rancangan apa yang ada padaku mengenai kamu, demikianlah Firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan”
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF
Visitors :52043 Org
Hits : 355877 hits
Month : 562 Users